9 Penyebab Keringat Dingin dan Cara Mengatasinya

3 min read

Munculnya keringat dingin dalam tubuh seseorang bisa menjadi penanda bahwa keadaan tubuh sedang tidak baik-baik saja. Adanya keringat yang tidak wajar ini, bisa menjadi penanda bahwa tubuh sedang mengalami stres, permasalahan psikologis ataupun gejala penyakit lainnya.

Berdasarkan informasi dari Medical News Today, keluarnya keringat yang tidak biasa dengan kesan lebih dingin ini adalah akibat dari stres. Selain stres, penyebab keluarnya keringat ini adalah akibat perubahan pada hormon. Simak penjelasan lanjutan berikut ini untuk informasi lengkapnya.

Penyebab Muncul Keringat Dingin Akibat Respon Tubuh

Ada banyak faktor yang menjadi penyebab dari keluarnya keringat yang terasa dingin. Berikut ini adalah beberapa penyebab tubuh mengeluarkan keringat yang berbeda dari biasanya. Kenali jenis penyebabnya sebelum melakukan pencegahan ataupun pengobatan.

1.      Terjadi Infeksi

Dalam Verrywell Health telah dijelaskan bahwa saat tubuh mengalami infeksi dan bersamaan dengan demam. Maka, kondisi ini secara tidak langsung akan membuat tumbuh memberikan respon dan akan mengeluarkan keringat yang terasa dingin.

Keringat ini akan muncul saat tubuh seseorang sudah mengalami kondisi yang stabil ataupun panas sudah mulai turun. Tidak perlu khawatir jika ini terjadi pada tubuh. Justru dengan adanya respon tubuh ini, akan menjadi penanda bahwa tubuh sudah mulai membaik.

2.      Syok

Tiba-tiba muncul keringat dingin berlebihan dan tidak terkontrol di saat yang tidak tepat, bisa menjadi penanda bahwa tubuh mengalami syok yang perlu diperhatikan. Sebagaimana telah diketahui bahwa keadaan syok adalah suatu kondisi dimana aliran darah tidak lancar.

Terutama pada bagian otak dan juga organ vital yang sangat berperan penting bagi tubuh. Oleh karena itu, perlu kehati-hatian dan meningkatkan kewaspadaan saat tubuh mengeluarkan keringat tak biasa secara tiba-tiba.

3.      Mengalami Pingsan

Kondisi lain yang menjadi pemicu keluarnya keringat yang tidak biasa lainnya adalah ketika mengalami pingsan. Dimana kondisi ini menjadi penanda bahwa tubuh berada pada kondisi yang sangat lemah. Sehingga tidak hanya keringat saja yang akan dikeluarkan.

Bahkan pada kondisi tertentu, seseorang juga akan merasakan pusing dan mual yang terjadi secara bersamaan. Jadi sangat diperlukan bantuan medis saat tubuh mengalami kondisi ini. Hal ini perlu segera dilakukan agar tubuh tidak mengalami gangguan kesehatan yang semakin parah.

4.      Rasa Nyeri Setelah Cedera

Apabila terjadi cedera seperti patah tulang atau bahkan harus melakukan amputasi, bisa menjadi salah satu penyebab keluarnya keringat yang dingin. Terutama saat pasien yang mengalami cedera sedang merasakan nyeri yang cukup hebat.

Tentu tubuh akan segera memberikan respon dengan keluarnya keringat. Adanya kondisi ini, menandakan bahwa pasien sedang membutuhkan waktu istirahat yang cukup. Sehingga, berilah waktu sejenak kepada pasien agar bisa melakukan istirahat agar tubuhnya kembali pulih.

5.      Penyakit Jantung

Masih sedikit masyarakat yang mengetahui bahwa keluarnya keringat dengan rasa dingin ini ada kaitannya dengan kesehatan jantung. Karena itu, kondisi ini sering diabaikan begitu saja oleh seseorang yang mengalaminya.

Padahal, kondisi ini perlu diwaspadai agar kondisi yang semakin drop bisa segera diatasi. Selain adanya gejala keringat ini, dada yang terasa nyeri juga menjadi penanda bahwa orang tersebut mengalami serangan jantung. Segera bawa ke dokter jika menemui tanda-tanda di atas pada tubuh.

6.      Mengalami Sesak Napas

Sesak napas juga salah satu kondisi tubuh yang sering dialami seseorang. Jika mengalami kondisi ini, maka perlu diketahui bahwa tubuh sedang mengalami kekurangan kadar oksigen. Adanya respon tubuh ini, bisa diatasi dengan melakukan aktifitas dengan membantu suplai oksigen.

Melakukan latihan pernapasan secara teratur atau keluar ruangan sejenak bisa dijadikan alternatif dalam mengurangi rasa sesak napas. Lakukan kegiatan atur pernapasan secara rutin agar risiko sesak napas bisa berkurang.

7.      Alami Kecemasan

Masalah psikologis lainnya yang memicu diproduksinya keringat yang terasa dingin adalah terjadinya kecemasan. Adanya rasa cemas yang berlebihan dalam diri seseorang, akan membuat tubuhnya merasakan kepanikan.

Saat tubuh merasakan panik yang tidak dapat terkontrol dengan baik, maka tubuh akan memberikan respon. Gejala orang yang mengalami kepanikan diantaranya, meningkatnya detak jantung, munculnya rasa panik dan cemas, serta keluarnya keringat yang terasa dingin.

8.      Rendahnya Gula Darah

Kadar gula darah yang cukup rendah dan biasa dialami oleh penderita diabetes, akan membuat tubuh memberikan respon. Dimana, penderita yang mengalami kondisi ini akan mengeluarkan keringat dan juga rasa stres dalam dirinya.

9.      Terjadi Menopause

Saat seseorang mengalami fase menopause, akan ada beberapa perubahan yang terjadi dalam tubuhnya. Dari mulai perubahan hormon hingga perubahan fisik yang bisa terlihat dengan jelas. Mengenai perubahan hormon ini, ternyata membawa dampak yang cukup banyak dalam tubuh.

Salah satunya adalah keluarnya rasa tidak nyaman saat mengeluarkan keringat panas ataupun sebaliknya. Namun, keadaan ini tidak perlu membuat khawatir karena ini adalah bagian dari fase hidup.

Gejala Saat Alami Keringat yang Dingin

Setelah mengetahui beberapa penyebab munculnya keringat ini. Ada hal penting lainnya yang perlu diketahui yaitu gejala munculnya dari kondisi tersebut. Berikut ini adalah beberapa gejala yang umum dirasakan oleh penderita:

  • Rasa tidak nyaman yang muncul pada perut sehingga ingin muntah.
  • Warna kulit menjadi tampak lebih pucat.
  • Merasakan pusing yang tak tertahankan dan tidak seperti biasanya.
  • Terasa menggigil di sekujur tubuh saat kondisi udara yang terasa panas.
  • Merasa dingin hampir di semua bagian tubuh.

Itulah beberapa gejala umum dan patut diwaspadai saat tubuh memberikan respon yang tidak seperti biasanya. Segera istirahatkan tubuh atau meminta bantuan dokter untuk mengatasinya.

Cara Atasi Keluarnya Keringat Dingin

Jika tubuh mengeluarkan keringat dingin cara mengatasi kondisi tersebut sangatlah bervariasi. Pastikan cara yang digunakan sudah sesuai dengan kondisi tubuh agar tidak membuat keadaan semakin membahayakan.

Perlu diketahui bahwa sebelum melakukan perawatan, tentu harus diketahui terlebih dahulu apa bahaya keluar keringat dingin? Hal ini perlu dilakukan agar mengetahui jenis penyakit dan cara penanganan yang tepat.

Berikut ini adalah beberapa cara dalam menangani dan mencegah keluarnya keringat yang keluar dengan rasa dingin:

  • Iontophoresis, yaitu jenis penanganan yang diberikan kepada pasien dengan memberikan aliran listrik bertegangan rendah. Listrik tersebut dialirkan pada bagian ketiak, telapak tangan, dan juga telapak kaki.
  • Perawatan intensif dari dokter jika pasien mengalami gejala yang cukup parah, seperti serangan jantung. Karena kondisi ini sangatlah urgent dan tidak bisa dilakukan secara mandiri, maka penderita harus segera dibawa ke dokter.
  • Menggunakan beberapa jenis obat sesuai dengan saran dokter. Beberapa jenis obat yang biasa digunakan antara lain:
  • Celecoxib dan naproxen yang berfungsi untuk membantu proses pereda nyeri.
  • Levothyroxine merupakan obat untuk menjaga stabilitas hormon dalam tubuh.
  • Ciprofloxacin sebagai antibiotik yang bisa digunakan untuk menjaga kondisi tubuh.
  • Gunakan purifier untuk menjaga suplai oksigen agar tetap bagus. Adanya purifier juga akan membantu dalam menjaga kualitas udara di dalam ruangan. Sehingga, tubuh akan merasakan nyaman saat suplai oksigen bersih dan tetap terjaga.

Penjelasan mengenai penyebab, gejala, dan cara mengatasi keringat dingin membuat siapa saja aware terhadap kondisi tubuh. Untuk mendapatkan suplai oksigen berkualitas, gunakan air purifier dari drewcare.id yang dilengkapi dengan HEPA filter dan UVC.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *